Pupuk Organik Cair, Cara Membuat dan Berbagai Manfaatnya

Sekilas Tentang Pupuk Organik Cair

Orang kita jaman dulu ngga kenal sama pupuk kimia. Untuk menyuburkan tanaman dan tanah, mereka menggunakan pupuk kandang atau kompos. Seiring perkembangan ilmu pengetahuan, masyarakat kita mulai meninggalkan pupuk organik tersebut. Masyarakat kita lebih suka dengan pupuk yang instant dan mudah didapat, pupuk kimia.

Namun belakangan pupuk organik mulai digemari. Masyarakat mulai menyadari kelebihan pupuk organik dibandingkan pupuk kimia.

Salah satu jenis pupuk organik adalah pupuk organik cair. Pupuk organik cair sebenarnya sama saja dengan pupuk organik pada umumnya. Hanya bentuknya cair, tidak padat.

Apa Saja Jenis Pupuk Organik Cair dan Bagaimana Membuatnya?

Ada beberapa jenis pupuk organik cair. Cara pembuatannya pun berbeda-beda. Mari kita lihat satu-satu.

Manure Tea

Sebutannya memang manure tea tapi sebenarnya tidak mengandung teh. Manure tea disebut-sebut sebagai jenis pupuk organik cair terlama.Jenis pupuk oragnik cair ini mampu menambah nitrogen dan mikroba di dalam tanah. Cara membuatnya sebagai berikut:

1. Tuangkan satu sekop kompos ayam, sapi atau kompos dari kotoran apaun ke dalam ke dalam tas goni.

2. Tambahkan kira-kira 2 sendok makan molase non sulfur dan 2 sendok bubuk rumput laut. Molase adalah produk sampingan dari pengolahan gula tebu yang masih mengandung gula dan asam-asam organik

3. Tempatkan tas goni tadi di dalam ember yang berukuran sedang.

4. Isi ember tersebut dengan air.

5. Diamkan “adonan” tersebut hingga satu minggu namun tetap aduk sesekali.

6. Setelah satu minggu, pindahnya tas goni sehingga yang tersisa hanya air pupuk cair. Air itulah yang dinamakan dengan pupuk organik cair.

7. Masukkan pupuk organik cair tersebut ke dalam botol yang bisa menyemprot. Lalu kamu tinggal menyemprot pupuk cair tersebut ke tumbuhan-tumbuhan kamu.

Bat Guano

Ini adalah jenis pupuk organik cair yang terbuat dari kotoran kelelawar. Memang agak sedikit sulit karena kamu harus cari kotoran kelelawar dulu. Namun kalau rumah kamu dekat dengan sarang kelelawar, bat guano adalah pilihan yang tepat. Cara membuatnya juga sangat simpel.

1. Masukkan kira-kira 3 sendok teh kotoran kelelawar ke dalam botol atau alat semprotan.

2. Masukkan air kira-kira sebanyak sekitar 1 gallon atau 3,7 liter.

3. Pupuk organik cair bat guano siap digunakan untuk berbagai tanaman kamu. 🙂

Hydrolized Liquid Fish

Waduh apa lagi ini? haha. Singkatnya ini adalah jenis pupuk organik cair berupa cairan dari hasil hidrolisasi ikan. Hidrolilasi ikan itu pengertian mudahnya adalah mencampur ikan dengan air dan mendiamkan beberapa lama sehingga membusuk. Liquid fish banyak sekali manfaatnya terutama kandungan nutrisi untuk tanaman kamu. Namun liquid fish memang memilii bau yang menyengat. Cara membuatnya sebagai berikut:

1. Sediakan ikan yang sudah dihidrolisasi. Kamu bisa membeli atau membuatnya sendiri. Banyak tutorial pembuatannya.

2. Campurkan kira-kira 5 sendok makan liquid fish tersebut dengan 1 gallon air atau kira-kira 3,7 liter. Masukkan ke dalam botol.

3. Pupuk organik cair dari liquid fish siap digunakan. Kamu bisa menuangkannya ke tanah atau menyemprotkannya ke tanaman kamu.

Itulah beberapa jenis pupik organik cair dan cara membuatnya. Cukup gampang kan?

Nah, bagi yang tidak ingin susah-susah bikin, silakan beli saja di infonasa.com, mereka jual pupuk organik beraneka ragam. Selain pupuk organik, mereka juga punya banyak produk di bidang pertanian. Silakan berkunjung ke sana. 🙂

Salam hangat,

Razi.

Reply