Minyak Zaitun: Jenis, Manfaat Beserta Kandungan yang Ada di dalamnya

Minyak zaitun merupakan ekstrak minyak yang diambil dari buah zaitun. Tanaman zaitun ini, pertama kali ditemukan di daerah yang bernama Crete, Yunani pada 7000 tahun yang lalu. Sejak ditemukannya, pohon zaitun ini kemudian menjadi sumber minyak, pangan, kayu, obat-obatan serta simbol perjanjian dan kedamaian.

Pohon zaitun juga dianggap sebagai pohon yang suci. Barang siapa yang berani menebang pohon tersebut maka ia akan dihukum dan diasingkan. Dari yunani, pohon zaitun ini kemudian menyebar ke beberapa daerah lain seperti Syiria, Amerika, Palestina dan Israel.

Namun tetap saja, pusat pertumbuhan dan perkembangan pohohn zaitun ini berada di negara-negara Medditerania seperti:Portugis, Spanyol, Turki, Yunani dan Itali.

Selain itu, minyak zaitun juga termasuk kedalam kategori minyak tumbuh-tumbuhan yang bisa langsung dikonsumsi setelah diperas dari sumbernya.

Pada umumnya, minyak zaitun diperoleh dengan cara memeras intisari yang ada pada buah zaitu. Proses pemerasannya pun tidak diiringi dengan bahan kimia. Bedasarkan tahapan pemerasannya, minyak zaitun ini menjadi beberapa tingkat. Diantaranya:

Extra-Virgin Olive Oil

Minyak zaitun jenis ini dihasilkan dari perasan pertama dan mempunyai tingkat keasaman kurang dari satu persen. Minyak jenis ini sangat dianjurkan untuk dikonsumsi demi keperluan kesehatan. Selain itu, minyak jenis ini juga dapat diminum secara langsung.

Virgin Olive Oil

Kejernihan dan kandungan minyak ini hampir mirip dengan minyak Extra Virgin Olive-Oil. Hanya saja, ini diekstrak dari buah yang lebih matang dibandingkan minyak Extra-Virgin Olive Oil. Selain itu, minyak Virgin Olive Oil ini juga memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi.

Revined Olive Oil

Revined Olive Oil merupakan minyak zaitun yang didapatkan melalui proses penyulingan. Tingkat keasamannya pun berada di angka 3,3 persen lebih. Aroma yang dihasilkan pun kurang begitu sedap, sehingga jika anda mengkonsumsi minyak ini maka rasanya kurang menggugah selera.

Pure Olive Oil

Pure Olive Oil merupakan salah satu kategori minyak zaitun yang paling banyak dijual dipasaran. Hal ini dikarenakan aroma, warna dan rasanya lebih ringan jika dibandingkan dengan Virgin Olive Oil.

Extra Light Olive Oil

Extra Light Olive Oil adalah hasil campuran dari minyak zaitun murni dan minyak zaitun yang melewati proses penyulingan. Dengan demikian, hasil yang didapatkan pun kurang begitu baik. Akan tetapi, jeni ini sangat populer di pasaran karena harganya yang cukup murah.

Ciri-ciri Tanaman Zaitun

Tanaman zaitun, memiliki beberapa ciri-ciri khas yang membedakan. Diantaranya adalah:

  • Tanaman zaitun tumbuh sebagai perdu atau pohon hijau abadi dan memiliki bunga yang berbentuk seperti lonceng.
  • Memiliki postur tubuh yang pendek dan gemuk. Jika diukur, tingginya tak jarang yang bisa melebihi 8 hingga 15 meter. Kecuali varietas Pisciottana yang memiliki postur tubuh lebih besar dan tinggi.
  • Berdaun tunggal dengan kedudukan yang berhadapan tanpa daun menumpu. Selain itu, tanaman ini memiliki warna daun yang hijau agak keperakan dan berbentuk lonjong. Ukuran lebar daunnya bisa mencapai 1 hingga 3 centimeter dengan panjang 4 hinga 10 centimeter.
  • Tanaman zaitun juga memiliki batang yang terpelintir dan keriput.
  • Bunganya termasuk kedalam kategori bunga banci atau berkelamin tunggal. Buahnya pun menumpang. Ciri-ciri bunganya ialah: berbentuk kecil berwarna putih, berbulu, dua stamen dan stigma bifid, dengan corolla dan calyx berbelah sepuluh dan biasanya tumbuh pada kayu tahun sebelumnya.
  • Buahnya kecil dan masuk kedalam kategori buah batu (drupe). Memiliki panjang antara 1 hingga 2,5 centimeter dengan biji yang memiliki endosperma. Selain itu, buah yang dimiliki tanaman zaitun liar lebih kurus dan kecil dari pada tanaman zaitun yang dibudidaya.

Zaitun akan mulai berbuah dikala berumur lima tahun. Namun tahukah anda bahwasannya tanaman ini bisa hidup hingga mencapai umur ribuan tahun. Yang tadinya hanya perdu, akan berubah menjadi pohon yang sangat besar.

Pohon zaitun yang memiliki umur ribuan tahun adalah diantaranya pohon zaitun yang berada di daratan palestina. Pohon tersebut diyakini sudah bertahan hidup sekitar 2000 tahun.

Buah zaitun dipanen ketika warnanya masih hijau atau sudah berubah menjadi ungu. Jika anda menemukan buah zaitun dalam kaleng yang berwarna hitam, mungkin buah zaitun tersebut mengandung bahan kimia sehingga menjadikannya hitam pekat secara buatan.

Biji Olea Europaea di dalam bahasa Amerika biasa disebut sebagai ‘Pit’ atau ‘rock’. Sedangkan di Inggris, biji tersebut dipanggil dengan nama ‘Stone’. Semua ini memiliki makna batu.

Kandungan Minyak Zaitun

Perlu kita ketahui bahwasannya minyak zaitun sendiri memiliki berbagai kandungan yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh manusia. Lalu sebenarnya apa sajakah kandungan dan keistimewaan yang terdapat pada minyak zaitun itu sendiri? Berikut akan kami bahas satu persatu.

Squalene

Diantara minyak nabati yang ada, ternyata minyak zaitun ini memiliki kandungan Squalene yang paling tinggi. Squalene merupakan cairan eter organik yang memiliki sangat bermanfaat bagi sitem imun kekebalan tubuh manusia.

Selain itu, zat ini juga biasa digunakan sebagai bahan baku insulin bagi para penderita diabetes di dunia.

Zat besi

Walaupun kandungan zat besi yang ada pada minyak zaitun tergolong tidak begitu tinggi, namun kita bisa memadukan minyak ini dengan makanan atu sayuran yang memiliki kandungan zat besi yang tinggi seperti: Paprika, Salad (sayuran yang berdaun hijau), telur, kacang-kacangan, kismis, bij-bijijan, daging merah dan lain sebagainya.

Selain itu, jangan lupa pula untuk mengkonsumsi berbagai macam sayuran dan buah-buahan yang mengandung vitamin C agar membantu penyerapan zat besi yang ada pada tubuh.

Kalsium

Sama seperti zat besi, kandungan kadar kalsium yang ada pada minyak zaitun juga tidak terlalu tinggi. Anda bisa mencampurnya dengan berbagai bahan makananan dan minuman yang menjadi sumber kalsium.

Kalsium sangat penting untuk membentuk dan memelihara kesehatan tulang dan gigi. Selain itu, kalsium juga memiki fungsi sebagai pencegah terjadinya tulang keropos dan tulang patah, membantu menyimpan kandungan glikogen agar tubuh tidak terus merasa lapar serta membantu menjaga kelancaran kinerja sistem syaraf, otot dan otak.

Potassium

Minyak zaitun memiliki sedikit kandungan pottasium di dalamnya. Manfaat pottasium bagi tubuh antara lain adalah sebagai penjaga tekanan darah agar tetap normal, mengubah gula menjadi energi serta membantu mengeluarkan zat sodium dari tubuh.

Polifenol

Minyak zaitun memiliki kadar kandungan Polifenol yang sangat tinggi. Polifenol ini memiliki fungsi sebagai zat Antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas dalam tubuh. Minyak zaitun dengan kadar polifenol tinggi biasanya akan mengalami sedikit perubahan rasa, yakni akan menjadi lebih tajam, pahit dan keras.

Manfaat Minyak Zaitun Untuk Kesehatan Kulit

Minyak zaitun memiliki banyak khasiat dan manfaat yang dibutuuhkan oleh kulit. Maka jangan heran jika banyak produk kosmetik yang mengambil ekstrak dari minyak zaitun ini. Tanaman zaitun sendiri akan memberikan intensitas matahari yang besar.

Selain bermanfaat untuk sebagai kecantikan, minyak zaitun ini juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan tambahan makanan atau kuliner. Hal ini dikarenakan minyak zaitun memiliki beberapa nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita.

Lalu apa sajakah manfaat minyak zaitun bagi kesehata kulit? Berikut akan kami coba bahas satu persatu.

Memberikan Efek Lembap pada Kulit

Pada umumnya, beberapa masyarakat Indonesia kebanyakan dari mereka memiliki masalah terhadap kelembapan kulit. Dengan demikian, mereka membutuhkan makanan alami untuk mengembalikan kelembapan pada kulit.

Jika anda termasuk dari salah satu dari mereka, maka anda bisa menggunakan minyak zaitun untuk mengatasinya. Kandungan Vitamin E yang ada pada minyak zaitun ini sangat bagus untuk memberikan kadar kelembapan yang alami. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Bersihkan wajah terlebih dahulu sebelum menggunakan minyak zaitun.
  • Sebelum tidur, oleskan minyak ini pada wajah. Akan tetapi ingat, berhati-hatilah dalam mengoleskan minyak zaitun pada daerah yang sensitif seperti daerah luka dan mata.

Mencegah Penuaan Dini

Minyak zaitun memiliki kandungan zat linoleic acid yang berfungsi sebagai penjaga kadar air pada kulit wajah. Dengan demikian, kulit yang anda miliki akan tetap awt muda dan terhindar dari masalah penuaan dini.

Jika anda ingin mendapatkan khasiatnya, anda bisa mempraktekan langkah-langkah yang ada di sub atas (kelembapan kulit).

Menghilangkan Noda Jerawat

Tahukah anda? Bahwasannya minyak zaitun bisa menghilangkan semua noda jerawat pada wajah anda secara alami. Hal ini dikarenakan di dalam minyak zaitun terdapat kandungan Vitamin E yang sangat bagus untuk mereboisasi kulit.

Jika anda ingin menghilangkan noda jerawat menggunakan minyak zaitun, maka ikutilah langkah-langkah sebagai berikut:

  • Bersihkan wajah anda terlebih dahulu dari kotoran.
  • Siapkan beberapa sendok makan minyak zaitun, kemudian panaskan. Tapi ingat, jangan sampai terlalu panas. Proses pemanasan ini hanya bertujuan untuk menghangatkan minyak zaitun tersebut.
  • Kemudian oleskan minyak zaitun tersebut ke daerah yang terdapat noda jerawat.

Mengatasi Wajah Berminyak

Kadar minyak berlebih pada wajah, tentunya akan membuat penampilan kita akan semakin menjadi buruk. Dengan demikian, alangkah baiknya mengurangi kadar minyak yang ada dengan cara membuat masker dari minyak zaitun yang dicampurkan dengan bubuk cendana.

Anda bisa mengaplikasikan pemaskeran ini kapan saja, atau juga anda bisa melakukannya ketika anda merasa lelah. Biarkan masker tersebut menempel selama 15 hingga 20 menit.

Jika sudah, basuhlah wajah anda dengan menggunakan air bersih. Keringkan wajah anda dengan tisu lalu lihatlah hasilnya. Semua minyak yang tadinya menempel semua akan hilang bersamaan dengan air basuhan tersebut.

Menghilangkan Flek pada Wajah

Anda bisa memanfaatkan kandungan yang ada pada minyak zaitun sebagao penghilang flek yang menempel pada wajah. Oleskan minyak zaitun di permukaan wajah dan leher. Tunggu hingga lima menit, kemudian uapkan.

Hal ini akan membantu membersihkan pori-pori kulit secara alami. Tentunya, dengan proses alami tersebut maka akan mengurangi dampak negatif yang dihasilkan oleh obat-obatan lain. Selain itu, proses ini juga sangat ampuh menghilangkan flek-flek hitam pada kulit wajah.

Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan Tubuh

Buah zaitun memiliki nama latin Olea europea. Secara bahasa, olea di dalam bahasa latin memiliki arti minyak. Hal ini mencerminkan makna kandungan minyak yang sangat tinggi di dalamnya.

Kunci dari khasiat yang ada pada minyak zaitun adalah kandungan antioksidan, Karoten, Klorofil, tyrosol, lemak jenuh tak tunggal, oleuropein dan hydrotyrosolnya.

Kandungan antioksidan yang tinggi di dalam minyak zaitun, tidak hanya berguna untuk menangkap radikal bebas. Namun, zat ini juga memiliki fungsi sebagai pelindung Vitamin E yang terkandung di dalam minyak zaitun.

Mencegah Kepikunan

Kepikunan terjadi disebabkan oleh berkurangnya asam lemak tak jenuh pada tubuh. Untuk menambah zat tersebut, hal yang harus anda lakukan adalah meminum minyak zaitun secara teratur.

Hal ini dikarenakan minyak zaitun memiliki kandungan asam lemak tak jenuh yang tinggi. Sehingga hal tersebut dapet mencegah dan mengurangi risiko kepikunan.

Menjaga Kesehatan Jantung

Selain mencegah kepikunan, lemak tak jenuh yang berada di dalam minyak zaitun memiliki manfaat sebagai pengontrol kolesterol jahat yang ada pada tubuh kita. Selain itu, dengan mengkonsumsi minyak zaitun dengan teratur akan menambah kolesterol baik didalam tubuh kita. Sehingga kesehatan jantung dalam tubuh pun akan tetap terjaga.

Mengurangi Risiko Terkena Kanker

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, minyak zaitun mengandung zat antioksidan yang lumayan tinggi. Dengan demikian, hal tersebut akan mengurangi risiko terkena penyakit kanker. Kandungan senyawa hodroksitirosol yang ada pada antioksidan minyak zaitun mampu membantu menyeimbangkan kadar gula di dalam tubuh.

Sehingga hal tersebut akan sangat berguna untuk mencegah perkembangan dan pertumbuhan sel tak normal penyebab kanker.

Membuat Usus Menjadi Lebih Sehat

Minyak zaitun memiliki kandungan senyawa Oleuropein aglycone yang lumayan banyak. Sehingga zat tersebut akan terus menjaga persediaan darah ke dalam bagian usus. Selain itu, adanya senyawa ini juga bisa mengurangi risiko rusaknya usus yang disebabkan oleh kurangnya aliran darah di dalam sel (gejala Iskemia)

Mencegah Diabetes

Salah satu manfaat yang dimiliki oleh minyak zaitun adalah kandungannya yang bisa menurunkan kadar gula darah. Sehingga jika anda mengkonsumsi minyak zaitun ini secara teratur, maka hal tersebut akan menghindarkan anda dari risilo terkena penyakit diabetes melitus.

Menangkal Radikal Bebas

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, minyak zaitun memiliki kandungan zat polfenol yang berfungsi sebagai pembantu proses detoksifikasi molekul tak seimbang dalam tubuh. Sehingga hal tersebut akan menangkal segala macam serangan radikal bebas.

Menghilangkan Artritis

Tahukah anda? Bahwasannya minyak zaitun memiliki kandungan zat prostaglandin. Zat prostaglandin berguna untuk membantu mengatasi rasa nyeri sendi serta pengeroposan pada tulang. Jika anda memiliki masalah pada tulang, maka jangan sungkan untuk mengkonsumsi minyak ini.

Mencegah Penyakir Stroke

Penelitan baru-baru ini menyatakan bahwasannya orang-orang yang mengkonsumsi minyak zaitun secara teratur maka akan memiliki risiko terkena penyakit stroke yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi minyak zaitun sama sekali.

Meskipun penelitian ini masih bersifat obsevasional, akan tetapi akan dilakukan penelitian dan pengembangan lebih lanjut kepada objek yang mengkonsumi maupun yang tidak.

Anti Inflamasi.

Kandungan polifenol yang ada pada minyak zaitun akan membantu melindungi sel-sel tubuh dari segala ancaman kerusakan. Senyawa polifenol inilah yang memiliki sifat anti inflamasi.

Para pakar telah banyak mealukan percobaan dengan efek senyawa polifenol ini. Entah itu terhadap kesehatan tulang dan pencernaan. Selain itu, penelitian lain menyatakan bahwa minyak zaitun yang dikonsumsi memiliki potensi peningkatan yang lebih tinggi tehadap fungsi otak dan memori.

Mengotrol Tekanan Darah

Minyak zaitun memiliki manfaat yang hampir mirip dengan ketimun, yakni sebagai pengontrol tekanan darah di dalam tubuh. Dengan cara menambahkan minyak zaitun sebagai porsi makanan sehari-hari selama lebih dari 6 bulan lamanya. Selanjutnya, lanjutkan dengan perawatan biasa.

Pada beberapa kasus tertentu, penggunaan minyak zaitun ini bisa menurunkan dan menghilangkan kadar obat yang digunakan bagi orang yang memiliki masalah dengan tekanan darah. Baik itu tekanan darah rendah maupun darah tinggi.

Namun sekali lagi, jangan mencoba mengurangi takaran obat anda tanpa pengawasan dokter. Karena hal tersebut akan membuat keadaan tubuh anda dalam keadaaan bahaya.

Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Dengan memakan setengah cup buah zaitun setiap hari, maka hal tersebut akan mengurangi risiko terkena kegemukan. Khasiat ini berasal dari lemak tak jenuh tunggal yang akan mempercepat proses pembakaran lemak dan mecegah perubahan gula yang menjadi lemak.

Selain itu, di dalam sebuah jurnal “British Journal of Nutrition” dijelaskan bahwa asam lemak tak jenuh tunggal yang terkandung dalam minyak zaitun akan menstimulir hormon cholecystokini. Hormon cholecystokini adalah hormon penekan nafsu makan yang akan mengirim sinyal kenyang ke dalam otak.

Merevitalisasi Sistem Imun

Zaitun sangat kaya dengan Vitamin E yang berguna untuk melarutkan lemak, melindungi sel dari radikal bebas dan berbahaya. Antioksidan ini akan menguatkan sistem imun dan mengurangi risiko terkena penyakit flu atau pilek hingga 30%.

Melancarkan Sirkulasi Darah

Kandungan polifenol di dalam minyak zaitun akan membantu mencegah penggumpalan darah dalam tubuh. Jika penggumpalan darah terjadi, maka hal ini akan merusak sistem kinerja ginjal. Sebuah studi jurnal “American College of Cardiology”  menghubungkan senyawa ini dengan meningkatnya kadar nitci oxide, yakni molekul jantung yang sehat dan meningkatkan pelebaran aliran dan pembuluh darah.

Mencegah Obesitas & Osteoporosis

Kandungan yang ada di dalam minyak zaitun mampu memceah sel diposit yang menyebabkan penyakit obesitas. Jika anda memiliki msalah dengan penyakit ini, maka kami merekomendasikan anda untuk menggantikan minyak yang biasa kita konsumsi dengan minyak zaitun Extra-virgin olive oil.

Selain obesitas, minyak zaitun juga mampu mencegah penyakit osteoporosis. Hal ini dibuktikan oleh jurnal “The British Journal of Nutrition”. Di dalam jurnal tersebut dapat disimpulkan bahwasannya meskipun hal tersebut tidak memulihkan berat tulang yang hilang sepenuhnya, namun minyak zaitun bisa mengurangi risiko terkena penyakit osteoporosis.

Uji yang dilakukan terhadap tikus menunjukan bahwa pemberian minyak zaitun sebesar 50 gram di setiap kilo berat badannya, maka hal ini akan memulihkan bobot tulang sekitar 70 hingga 75 persen. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan secara berturut-turut.

Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan Rambut

Selain terhadap kesehatan tubuh dan kulit, minyak zaitun juga memiliki khasiat lain yakni bisa menambahkan nutrisi terhadap rambut. Maka dari itu, jika anda memiliki beberapa masalah rambut seperti rambut rusak, rontok, ketombe dan rambut kering anda bisa memanfaatkan minyak ini.

Caranya zangat mudah, anda hanya perlu mengoleskan minyak zaitun di permukaan kepala sesaat sebelum mandi. Tunggu hingga beberapa menit. Lalu bilas dengan shampo. Anda juga bisa memanfaatkan khasiat tumbuhan-tumbuhan lain seperti bunga mawar, lemon, alpukat bahkan putih telur.

Hal ini juga bisa anda gunakan sebagai media untuk menebalkan rambut, memanjangkan rambut, serta menjadi lotion yang alami bagi rambut.

Demikian artikel mengenai manfaat dan khasiat yang terdapat pada minyak zaitun. Mudah-mudahan, dengan adanya artikel ini bisa membantu menambah wawasan anda mengenai manfaat yang tersimpan di dalam minyak tersebut. Semoga bermanfaat.

Reply